6 fitur unggulan Lumbo WMS

Fitur Utama Lumbo

Lumbo menyediakan fitur-fitur esensial yang dirancang untuk kecepatan dan ketepatan operasional gudang modern. Setiap fitur dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata UMKM Indonesia, sehingga Anda mendapatkan tools yang benar-benar berguna tanpa kompleksitas yang tidak perlu.

Overview semua fitur unggulan Lumbo WMS dalam satu tampilan


1. Stok Opname

Fitur Stok Opname memungkinkan Anda memantau jumlah barang masuk dan keluar secara akurat dan real-time. Dengan pencatatan sistematis, Anda dapat menghindari selisih stok yang sering terjadi pada sistem manual seperti spreadsheet. Setiap transaksi tercatat otomatis dengan timestamp, user, dan detail lengkap sehingga mudah dilacak jika ada ketidaksesuaian.

Kemampuan Utama:

  • Catat penerimaan barang dengan detail lengkap (supplier, tanggal, quantity)
  • Pantau pengeluaran secara real-time dengan status tracking
  • Tangani retur dari pembeli dengan keputusan per unit: Restok atau Buang
  • Deteksi otomatis selisih stok melalui fitur koreksi
  • Riwayat lengkap setiap pergerakan stok untuk audit trail

Contoh Penggunaan: Toko elektronik menerima 50 unit laptop dari supplier. Staff gudang langsung mencatat penerimaan di Lumbo, memasukkan nomor PO dan detail barang. Saat barang terjual, pengeluaran dicatat dan stok terpotong otomatis dengan FIFO. Di akhir bulan, laporan stok menunjukkan sisa 35 unit - sesuai dengan catatan pengeluaran.

Tips: Biasakan mencatat penerimaan segera saat barang tiba untuk menjaga akurasi stok real-time.


2. Manajemen Lokasi

Fitur Manajemen Lokasi membantu Anda memetakan setiap barang ke rak dan bin spesifik di dalam gudang. Dengan sistem lokasi yang terstruktur, staff gudang dapat menemukan barang dalam hitungan detik saat pengambilan (picking), meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Struktur lokasi yang konsisten juga memudahkan penempatan barang baru dan reorganisasi gudang.

Struktur Lokasi Hierarki:

Gudang → Area → Rak → Bin

Contoh Format Lokasi:

  • GUDANG-UTAMA / AREA-A / RAK-01 / BIN-001
  • COLD-STORAGE / FREEZER-1 / SHELF-A / SLOT-01
  • OUTDOOR / PALET-ZONE / ROW-3 / POS-B

Contoh Penggunaan: Distributor kosmetik memiliki gudang dengan 3 area: Fast-Moving (produk laris), Slow-Moving (produk jarang keluar), dan Promo (produk diskon). Setiap area dibagi menjadi rak bernomor, dan setiap rak memiliki bin untuk produk spesifik. Saat ada order, sistem menunjukkan lokasi tepat seperti "FAST / RAK-02 / BIN-015" sehingga picker langsung menuju lokasi tanpa mencari-cari.

Tips: Gunakan penamaan lokasi yang mudah diingat dan konsisten, misalnya format "AREA-RAK-BIN" dengan nomor berurutan.


3. Barcode Support

Fitur Barcode Support mempercepat proses inbound dan outbound dengan teknologi scan barcode. Dengan mengurangi input manual, Anda meminimalkan kesalahan pencatatan yang sering terjadi saat mengetik kode produk atau jumlah. Lumbo mendukung berbagai format barcode standar seperti EAN-13, UPC-A, Code 128, dan QR Code untuk fleksibilitas maksimal.

Fitur Barcode yang Tersedia:

  • Scan barcode produk saat penerimaan untuk identifikasi otomatis
  • Generate label barcode untuk produk baru yang belum memiliki barcode
  • Scan untuk pengeluaran cepat tanpa perlu mencari manual
  • Verifikasi produk saat picking untuk mencegah kesalahan pengiriman

Contoh Penggunaan: Gudang menerima 100 karton produk dari supplier. Daripada mencatat manual satu per satu, staff cukup scan barcode di setiap karton. Sistem otomatis mengidentifikasi produk, menampilkan nama dan SKU, lalu staff tinggal memasukkan quantity. Proses yang biasanya memakan waktu 30 menit selesai dalam 5 menit dengan akurasi 100%.

Tips: Lengkapi semua produk dengan barcode untuk memaksimalkan kecepatan proses. Gunakan fitur generate label untuk produk tanpa barcode bawaan.


4. Laporan Aktivitas

Fitur Laporan Aktivitas memungkinkan Anda menganalisis pergerakan barang dalam berbagai periode: harian, mingguan, atau bulanan. Data laporan dapat diexport dalam format PDF untuk kebutuhan audit, presentasi ke stakeholder, atau arsip. Laporan yang komprehensif membantu Anda mengambil keputusan bisnis berbasis data.

Jenis Laporan yang Tersedia:

LaporanKegunaanFilter
Laporan Stok ProdukPosisi stok, nilai inventori, dan status minimum-
Laporan Lokasi PenyimpananKapasitas dan utilisasi lokasi-
Laporan Stok MasukRingkasan barang masukRentang tanggal
Laporan Stok KeluarRingkasan barang keluarRentang tanggal
Laporan KonsolidasiStok gabungan semua gudang (Owner)-

Contoh Penggunaan: Manajer gudang perlu melaporkan performa ke owner setiap bulan. Dengan fitur laporan, ia membuka "Laporan Stok Keluar" periode bulan lalu, export ke PDF, lalu membahasnya dengan owner. Laporan menunjukkan bahwa produk A mengalami peningkatan keluar 30% - informasi berharga untuk perencanaan restock.

Tips: Jadwalkan review laporan secara berkala (mingguan/bulanan) untuk mendeteksi anomali stok lebih dini.


5. Multi-Gudang

Fitur Multi-Gudang memungkinkan Anda mengelola stok di beberapa lokasi gudang sekaligus dari satu dashboard terpusat. Ideal untuk bisnis yang memiliki gudang di berbagai kota atau memisahkan gudang berdasarkan tipe produk (misalnya gudang reguler dan cold storage). Anda dapat melihat stok total di semua gudang, transfer antar gudang, dan generate laporan konsolidasi.

Fitur Multi-Gudang:

  • Switch antar gudang dengan satu klik dari header dashboard
  • Transfer barang antar gudang dengan tracking status (Shipping → Received)
  • Laporan konsolidasi menampilkan stok di semua gudang
  • Hak akses per gudang untuk membatasi staff tertentu ke gudang tertentu

Contoh Penggunaan: Distributor makanan memiliki 3 gudang: Jakarta (pusat), Bandung (cabang), dan Surabaya (cabang). Dari dashboard Jakarta, manajer dapat melihat stok rendah di Surabaya, lalu membuat transfer barang dari Jakarta. Staff Surabaya menerima notifikasi, dan saat barang tiba, mereka konfirmasi penerimaan. Stok kedua gudang terupdate otomatis.

Tips: Gunakan fitur laporan konsolidasi untuk melihat gambaran besar inventory di seluruh jaringan gudang Anda.


6. Akses Berjenjang

Fitur Akses Berjenjang memungkinkan Anda mengatur hak akses untuk setiap user berdasarkan role mereka. Dengan sistem permission yang granular, Anda dapat memastikan staff gudang hanya mengakses fitur yang mereka butuhkan, sementara data sensitif seperti laporan keuangan hanya bisa diakses oleh admin atau owner. Hal ini meningkatkan keamanan data dan mencegah kesalahan tidak sengaja.

Role dan Hak Akses:

RoleDashboardKatalogPenerimaanPengeluaranStokLaporanSettings
Admin operasional✅ CRUD (scope gudang)✅ CRUD✅ CRUD✅ CRUD✅ (scope gudang)❌ owner settings
Staff✅ Read✅ CRUD✅ CRUD✅ Read

CRUD = Create, Read, Update, Delete

Contoh Penggunaan: Admin menambahkan 2 staff gudang. Staff gudang dapat mencatat penerimaan dan pengeluaran sehari-hari, tapi tidak bisa menghapus produk atau melihat laporan penjualan. Admin dapat mengelola semua operasional.


Selanjutnya: Memulai Penggunaan →