Manajemen Stok

Relokasi, transfer antar gudang, dan koreksi stok

Modul Manajemen Stok menyediakan fitur-fitur untuk mengelola pergerakan stok internal yang tidak terkait dengan penerimaan dari supplier atau pengeluaran ke customer. Fitur ini mencakup relokasi dalam satu gudang, transfer antar gudang, dan koreksi stok untuk menyesuaikan selisih.


Overview Operasi Stok

Lumbo menyediakan tiga jenis operasi untuk manajemen stok internal:

OperasiFungsiDampak Stok
RelokasiPindah antar lokasi dalam 1 gudangTotal stok tetap, lokasi berubah
Transfer Antar GudangKirim ke gudang lainBerkurang di asal, bertambah di tujuan
Koreksi StokSesuaikan jumlah dengan fisikBertambah atau berkurang sesuai adjustment

Relokasi Stok

Relokasi adalah pemindahan barang antar lokasi dalam satu gudang yang sama. Total stok tidak berubah, hanya lokasi penyimpanannya yang berpindah.

Kapan Menggunakan Relokasi

  • Reorganisasi Gudang — Mengatur ulang tata letak rak
  • Optimasi Picking — Pindahkan produk fast-moving ke lokasi lebih dekat
  • Konsolidasi — Gabungkan stok yang tersebar di beberapa lokasi
  • Pembuatan Ruang — Kosongkan lokasi untuk produk baru
  • Seasonal Adjustment — Pindahkan produk musiman ke area prioritas

Cara Melakukan Relokasi

Langkah-langkah:

  1. Buka menu Relokasi di sidebar
  2. Klik tombol "+ Relokasi Baru"
  3. Pilih produk yang akan direlokasi
  4. Pilih Lokasi Asal (dari mana stok diambil)
  5. Pilih Lokasi Tujuan (ke mana stok dipindahkan)
  6. Masukkan Jumlah yang akan dipindahkan
  7. (Opsional) Isi keterangan di field Catatan
  8. Klik "Simpan"

Form Relokasi:

FieldKeteranganWajib
ProdukPilih produk yang akan dipindah✅ Ya
Lokasi AsalLokasi sumber (harus memiliki stok)✅ Ya
Lokasi TujuanLokasi destinasi✅ Ya
JumlahQuantity yang dipindahkan✅ Ya
KeteranganAlasan atau catatan❌ Tidak

Validasi Sistem:

  • Lokasi asal harus memiliki stok >= jumlah yang direlokasi
  • Lokasi asal dan tujuan harus dalam gudang yang sama
  • Lokasi asal dan tujuan tidak boleh sama

Yang Terjadi Saat Simpan:

  • Stok berkurang di lokasi asal
  • Stok bertambah di lokasi tujuan
  • FIFO lot dipindahkan (harga rata-rata dihitung ulang)
  • Relokasi langsung selesai (tidak ada status pending)

Contoh Penggunaan Relokasi

Skenario 1: Optimasi Fast-Moving Product

Produk A (fast-moving) saat ini di RAK-10 (jauh dari area packing). Pindahkan ke RAK-01 (dekat area packing) untuk mempercepat picking.

Sebelum: AREA-A/RAK-10/BIN-01 = 100 pcs
Setelah: AREA-A/RAK-01/BIN-05 = 100 pcs

Skenario 2: Konsolidasi Stok Tersebar

Produk B tersebar di 3 lokasi dengan jumlah kecil. Gabungkan ke 1 lokasi untuk efisiensi.

Sebelum:
- RAK-01/BIN-01 = 5 pcs
- RAK-05/BIN-03 = 8 pcs
- RAK-07/BIN-02 = 7 pcs

Relokasi semua ke RAK-01/BIN-01

Setelah:
- RAK-01/BIN-01 = 20 pcs

Tips: Lakukan relokasi saat gudang tidak sibuk untuk menghindari konflik dengan transaksi lain.


Transfer Antar Gudang

Transfer adalah pengiriman produk dari satu gudang ke gudang lain. Fitur ini tersedia untuk bisnis dengan multiple gudang.

Alur Transfer

___________________________________________________________________
|              ALUR TRANSFER ANTAR GUDANG                          |
|__________________________________________________________________|
|                                                                  |
|  ┌────────────────┐                         ┌────────────────┐   |
|  │  GUDANG ASAL   │ -----> Kirim ------>    │ GUDANG TUJUAN  │   |
|  │   (Shipping)   │                         │  (Received)    │   |
|  └────────────────┘                         └────────────────┘   |
|__________________________________________________________________|

Status Transfer

StatusDeskripsi
ShippingBarang dalam perjalanan, stok sudah berkurang di asal
ReceivedBarang diterima, stok bertambah di tujuan
CancelledTransfer dibatalkan

Catatan: Transfer langsung berstatus "Shipping" saat dibuat. Tidak ada status draft.

Cara Membuat Transfer (Gudang Asal)

Langkah-langkah:

  1. Pastikan Anda login ke Gudang Asal (cek warehouse selector)
  2. Buka menu Transfer Antar Gudang
  3. Klik "+ Transfer Baru"
  4. Pilih Gudang Tujuan dari dropdown
  5. Tambahkan item yang akan ditransfer (pilih produk, lokasi asal, dan jumlah)
  6. Review dan klik "Kirim Transfer"
  7. Status menjadi "Shipping", stok langsung berkurang di gudang asal

Form Transfer:

FieldKeteranganWajib
Gudang TujuanPilih gudang penerima✅ Ya
Tanggal KirimTanggal pengiriman✅ Ya
KeteranganCatatan pengiriman❌ Tidak
ItemProduk, lokasi asal, dan quantity✅ Ya

Cara Menerima Transfer (Gudang Tujuan)

Langkah-langkah:

  1. Switch ke Gudang Tujuan menggunakan warehouse selector
  2. Buka menu Transfer Antar Gudang
  3. Lihat transfer masuk dengan status "Shipping"
  4. Klik transfer untuk membuka detail
  5. Verifikasi item yang diterima
  6. Pilih lokasi penempatan untuk setiap item
  7. Klik "Terima Transfer"
  8. Status berubah ke "Received", stok bertambah di gudang tujuan

Handling Selisih:

Jika barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dikirim:

  1. Catat selisih di field Catatan
  2. Terima sesuai jumlah fisik yang diterima
  3. Koordinasi dengan gudang asal untuk investigasi
  4. Buat koreksi stok jika diperlukan

Contoh Penggunaan Transfer

Skenario: Restock Cabang dari Gudang Pusat

Cabang Bandung kehabisan stok produk A. Gudang Jakarta mengirim 50 unit.

Di Jakarta (Gudang Asal):

  1. Buat transfer baru, tujuan: Gudang Bandung
  2. Pilih produk A, lokasi asal, qty 50
  3. Kirim transfer
  4. Stok Jakarta: -50

Di Bandung (Gudang Tujuan):

  1. Lihat transfer masuk dengan status "Shipping"
  2. Cek fisik barang yang datang
  3. Pilih lokasi penempatan
  4. Terima transfer
  5. Stok Bandung: +50

Tips: Selalu gunakan nomor referensi yang sama dengan surat jalan fisik untuk memudahkan rekonsiliasi.


Koreksi Stok (Adjustment)

Koreksi Stok digunakan untuk menyesuaikan jumlah stok di sistem dengan jumlah fisik yang sebenarnya. Fitur ini penting untuk menjaga akurasi data setelah stok opname atau saat ditemukan selisih.

Kapan Menggunakan Koreksi

SituasiContoh
Hasil Stok OpnameHitung fisik = 95 unit, sistem = 100 unit → Adjustment: -5
Barang Rusak/Hilang3 unit produk pecah → Adjustment: -3
Kesalahan Input SebelumnyaKurang input 2 unit → Adjustment: +2
Barang DitemukanProduk "hilang" ditemukan → Adjustment: +jumlah
Expired/Disposal5 unit expired → Adjustment: -5

Cara Melakukan Koreksi

Langkah-langkah:

  1. Buka menu Koreksi Stok di sidebar
  2. Klik "+ Koreksi Baru"
  3. Pilih Produk yang akan dikoreksi
  4. Pilih Lokasi spesifik
  5. Lihat Stok Saat Ini yang ditampilkan
  6. Masukkan Jumlah Adjustment (+ untuk tambah, - untuk kurang)
  7. Pilih Alasan dari dropdown
  8. (Opsional) Tambahkan keterangan
  9. Klik "Simpan"

Form Koreksi:

FieldKeteranganWajib
ProdukProduk yang dikoreksi✅ Ya
LokasiLokasi spesifik✅ Ya
Stok Saat IniJumlah di sistem (read-only)-
Jumlah AdjustmentNilai koreksi (+/-)✅ Ya
AlasanKategori koreksi✅ Ya
KeteranganPenjelasan detail❌ Tidak

Alasan Koreksi:

AlasanKeterangan
Hasil Stok OpnameKoreksi setelah physical count
Barang RusakProduk tidak layak jual
Barang HilangProduk tidak ditemukan
Kesalahan InputError di transaksi sebelumnya
ExpiredProduk melewati tanggal kadaluarsa
Barang DitemukanProduk yang dikira hilang ditemukan
LainnyaAlasan custom

Yang Terjadi Saat Simpan:

  • Jika adjustment positif (+): Stok bertambah, lot baru dibuat
  • Jika adjustment negatif (-): Stok berkurang, FIFO lot dikonsumsi
  • Riwayat adjustment tercatat untuk audit

Audit Trail Koreksi

Setiap koreksi tercatat dalam audit trail dengan informasi:

  • Tanggal dan waktu koreksi
  • User yang melakukan
  • Produk dan lokasi
  • Stok sebelum dan sesudah
  • Alasan koreksi

⚠️ Perhatian: Koreksi stok adalah operasi sensitif. Setiap koreksi harus memiliki alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Contoh Penggunaan Koreksi

Skenario 1: Hasil Stok Opname Bulanan

Setelah hitung fisik, ditemukan selisih:

  • Produk A di RAK-01: Sistem = 100, Fisik = 97

Langkah:

  1. Buat koreksi untuk Produk A di RAK-01
  2. Jumlah Adjustment: -3
  3. Alasan: "Hasil Stok Opname"
  4. Keterangan: "Opname Januari 2026 - hitung oleh Budi"
  5. Simpan

Skenario 2: Barang Rusak Saat Handling

Staff menjatuhkan 2 unit produk B, tidak layak jual.

Langkah:

  1. Buat koreksi untuk Produk B
  2. Jumlah Adjustment: -2
  3. Alasan: "Barang Rusak"
  4. Keterangan: "Handling error - foto terlampir"
  5. Simpan

Best Practices Manajemen Stok

1. Lakukan Stok Opname Berkala

FrekuensiTipeCocok Untuk
HarianCycle Count (spot check)Produk fast-moving, high-value
MingguanPartial CountPer kategori atau area
BulananFull CountSemua produk
TahunanAnnual AuditVerifikasi menyeluruh

2. Dokumentasikan Alasan Koreksi

Setiap koreksi harus memiliki alasan yang:

  • Spesifik dan jelas
  • Bisa diverifikasi
  • Tidak ambigu

Contoh Buruk: "Selisih stok" Contoh Baik: "Hasil stock opname 13 Jan 2026 - hitung fisik oleh Budi"

3. Pantau Transfer Masuk

  • Check transfer masuk setiap hari
  • Jangan biarkan status "Shipping" terlalu lama
  • Segera terima dan tempatkan untuk update stok

4. Investigasi Pola Selisih

Jika produk tertentu sering ada selisih:

  • Cek proses penerimaannya
  • Periksa lokasi penyimpanannya
  • Review user yang sering handle produk tersebut
  • Pertimbangkan penambahan kontrol

5. Relokasi untuk Efisiensi

Secara berkala review penempatan produk:

  • Fast-moving → lokasi dekat packing area
  • Slow-moving → lokasi lebih jauh
  • Heavy items → rak bawah
  • Produk sering dipair → lokasi berdekatan

Tips Manajemen Stok

Relokasi

  • Lakukan saat tidak ada picking aktif
  • Komunikasikan perubahan ke tim picking

Transfer

  • Gunakan kemasan yang aman untuk transit
  • Sertakan dokumen/manifest dalam pengiriman
  • Foto bukti pengiriman dan penerimaan

Koreksi

  • Koreksi segera setelah menemukan selisih
  • Jangan akumulasi koreksi - proses satu per satu
  • Analisis root cause jika selisih signifikan

Selanjutnya: Laporan →